Wednesday, November 28, 2012

Tingkatan aktifitas belajar

Sebagai guru, tentunya anda ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan penuh petualangan. Ada beberapa tahap pembelajaran yang membuat anak asyik dalam menekuni sesuatu.
tingkatan-belajar
Tahap pertama: sebagai guru, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah memperkenalkan teori kepada anak didik sehingga mereka dapat menghapalnya.
Tahap kedua: Langkah itu belum cukup. Anda juga harus menyertakan contoh (kalau bisa dari kejadian nyata agar pembelajaran itu kontekstual) sehingga mereka tidak hanya mendengar tapi dapat melihat dan merasakan sehingga mereka akan lebih mengingat teori dengan melihat dan merasakan aplikasinya di dunia nyata.
Tahap ketiga: Ternyata langkah di atas belum cukup untuk membuat anak bergairah mempelajari sesuatu. Berikanlah sesuatu yang mereka bisa melakukan eksperimen dengannya. Akan tetapi, jangan memberitahu secara detail jalan pemecahannya, biarkan mereka melakukan investigasi dengan cara mereka dengan menggunakan teori yang sudah mereka hapal dan mengerti. Hal ini melatih dan merangsang keingintahuan mereka. Para ahli mengistilahkan hal ini adalah experiential learning.

Tahap keempat: Berikanlah permasalahan (contoh kasus di dunia nyata), doronglah anak untuk menyelesaikan problem itu, tentunya dengan fondasi teori teori yang sudah mereka kuasai, berikan kesempatan mereka lebih mengeksplorasi ilmu yang mereka dapatkan dan bebaskan mereka meneliti dengan metoda pendekatan mereka. Ini akan merangsang keterampilan memecahkan masalah.