Thursday, November 1, 2012

Belajar menulis dengan fun

Kemarin saya sudah menceritakan pengalaman bermain sambil belajar. Juga dijelaskan bahwa untuk usia TK, jangan dipaksakan untuk diajarkan calistung secara sempurna. Tunggu sampai si anak puas bermain dan siap mental untuk menerima pelajaran tersebut. Silakan membaca ada pembelajaran dalam bermain bola.

Sebenarnya sikap saya ditengah tengah, dalam arti saya tidak mengeliminasi total kegiatan calistung. Kadang kadang si Ahmad demi melihat kakaknya melakukan aktifitas menulis dan membaca, dia tertarik untuk ikutan. Ketika kakaknya menulis untuk sebuah presentasi yang ditujukan untuk abinya, Ahmad minta diambilkan kertas dan bulpen. Dia bilang,”abi, Ahmad mau nulis nulis juga”. Oleh karena ini maunya si anak, maka tak saya sia siakan kesempatan ini untuk melatih motoriknya dengan menulis dan menggambar.

Saya perhatikan, Ahmad sudah bisa melukis garis lurus, lingkaran, segi tiga, dan segi empat. Dia juga sudah mengerti kenapa disebut segi tiga. Ketika ditanyakan hal tersebut, dia langsung menandai sudut sudut dan menghitung sampai tiga.  Alhamdulillah, aktifitas ini berjalan dengan lancar.

Mulailah saatnya mengenalkan dengan huruf, setelah saya cermati Ahmad sudah mulai hapal beberapa huruf. Saya tidak paksa dia untuk hapal huruf A sampai Z. Biarlah hapal secara natural saja melalui permainan. Lalu tibalah saatnya saya instruksikan dia untuk mencontoh tulisan saya. Menulis ini sambil saya baca, sehingga disamping menulis, dia tahu apa bacaannya.

Lihatlah gambar di bawah, worksheet yang saya bikin manual, untuk menulis BA. Belum habis semua kolom terisi, Ahmad minta bermain game balapan mobil di tablet. hehehe

motorik menulis



Dia sudah menulis BA, BI , BU, BE, BO. Aktifitas ini dilakukan bertahap, bukan sekaligus. Ketika Ahmad bosan dengan kegiatan ini, saya biarkan dia bermain dengan permainan yang lain. Sampai akhirnya dia menyelesaikan semua worksheet menulis ini dengan kemauan dia sendiri (tidak saya paksa)